
UNTAN dan BAZNAS Kota Pontianak Luncurkan ZISMA, Bangun Budaya Kepedulian Mahasiswa melalui Zakat dan Infak
Pontianak – Zakat tidak hanya menjadi bentuk ibadah yang menyucikan harta, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membangun kepedulian sosial, mengurangi kesenjangan, serta menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. Di lingkungan perguruan tinggi, semangat berbagi melalui zakat dan infak memiliki peran strategis dalam menumbuhkan karakter mahasiswa yang peduli, berempati, dan bertanggung jawab terhadap sesama.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran ZISMA (Zakat, Infak, Solidaritas Mahasiswa) Universitas Tanjungpura (UNTAN) yang digagas bersama BAZNAS Kota Pontianak. Program tersebut resmi diluncurkan pada Rabu (5/8/2026) sebagai langkah nyata memperkuat budaya kepedulian sosial dan keagamaan di lingkungan kampus.
ZISMA merupakan bagian dari upaya perluasan gerakan kepedulian sosial yang diinisiasi BAZNAS Kota Pontianak dengan tujuan menumbuhkan semangat berbagi di kalangan mahasiswa. Dana yang dihimpun melalui zakat dan infak mahasiswa nantinya akan disalurkan dalam bentuk bantuan biaya pendidikan kepada mahasiswa yang membutuhkan maupun penerima manfaat lainnya.

Ketua BAZNAS Kota Pontianak, Sulaiman, S.Sos.I, menjelaskan bahwa BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural yang memiliki tugas sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang, yaitu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan pengelolaan zakat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penanggulangan kemiskinan.
Ia menuturkan bahwa kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya stabil dalam beberapa tahun terakhir turut berdampak pada kemampuan sebagian mahasiswa dalam membiayai pendidikan mereka.
“Masih banyak mahasiswa yang menghadapi kendala ekonomi sehingga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pendidikannya. Melalui Program ZISMA ini, kami berharap dapat menghadirkan solusi dan menjadi jembatan kepedulian bagi mahasiswa yang membutuhkan,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Sulaiman juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Universitas Tanjungpura yang telah memberikan kepercayaan kepada BAZNAS Kota Pontianak melalui penandatanganan kerja sama Program ZISMA.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor beserta seluruh jajaran pimpinan Universitas Tanjungpura atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada BAZNAS dalam pelaksanaan program ini. Semoga kerja sama ini membawa manfaat yang luas bagi mahasiswa dan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, mewakili Rektor Universitas Tanjungpura, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi, Prof. Dr. rer.nat. Ir. R. M. Rustamaji, M.T., menyampaikan bahwa perguruan tinggi bukan hanya menjadi tempat mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, kepribadian, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap sesama.
“Atas nama Rektor Universitas Tanjungpura, kami menyambut baik hadirnya Program ZISMA. Program ini bukan sekadar wadah penghimpunan zakat dan infak, tetapi merupakan gerakan bersama untuk membangun budaya kepedulian di lingkungan Universitas Tanjungpura,” ujarnya.
Menurutnya, setiap rupiah yang disalurkan melalui ZISMA mengandung makna solidaritas yang mengajak seluruh mahasiswa untuk saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya persoalan ekonomi yang dapat menghambat keberlangsungan pendidikan.
Ia berharap Program ZISMA tidak hanya melibatkan mahasiswa sebagai pemberi manfaat, tetapi juga menggerakkan seluruh sivitas akademika UNTAN untuk bersama-sama membangun ekosistem kampus yang saling peduli.
“Kami berharap tidak ada satu pun mahasiswa Universitas Tanjungpura yang kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi. Solidaritas tidak mengenal sekat. Ketika ada mahasiswa yang mengalami kesulitan, maka seluruh keluarga besar Universitas Tanjungpura harus hadir memberikan dukungan,” tegasnya.
Melalui kolaborasi antara Universitas Tanjungpura dan BAZNAS Kota Pontianak, Program ZISMA diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang tidak hanya membantu meringankan beban pendidikan mahasiswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai gotong royong, kepedulian, dan semangat berbagi sebagai bagian dari karakter generasi muda yang berintegritas.



