
Delapan Mahasiswa UNTAN Lolos Program Google Student Ambassador 2026
Sebanyak delapan mahasiswa Universitas Tanjungpura (UNTAN) berhasil lolos dalam program Google Student Ambassador (GSA) 2026, program nasional yang digagas Google Indonesia untuk mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Pengumuman serta pelantikan resmi GSA 2026 dilakukan pada 23 April 2026 di Jakarta.
Program GSA memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menjadi duta Google di lingkungan kampus. Para ambassador bertugas memperkenalkan serta mempromosikan berbagai produk dan teknologi Google, seperti Gemini AI, NotebookLM, Nano Banana, dan berbagai inovasi digital lainnya. Selain itu, para GSA juga berkesempatan berkolaborasi dengan kampus dalam menyelenggarakan kegiatan edukatif terkait teknologi dan kecerdasan buatan/artificial intelligence (AI).

Salah satu mahasiswa UNTAN yang lolos, Najwa Annisa Fhoenna, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat menjadi bagian dari program tersebut.
“Pencapaian ini adalah sebuah amanah besar, Thank you Allah for this opportunity! Terpilih sebagai salah satu dari 2.000 GSA di antara 81.800 lebih pendaftar dari seluruh Indonesia terasa seperti mimpi yang menjadi nyata. Bagi saya, ini adalah bentuk validasi sekaligus tanggung jawab untuk membuktikan bahwa mahasiswa UNTAN atau Kalimantan Barat dapat bersaing secara nasional,” ujarnya.
Najwa yang merupakan mahasiswi Program Studi Ilmu Hubungan Internasional angkatan 2023 mengatakan ketertarikannya mengikuti GSA didorong oleh keinginannya untuk menghubungkan bidang komunikasi dan teknologi serta memperluas koneksi melalui program nasional tersebut.
“Saya melihat GSA sebagai wadah untuk merekomendasikan berbagai manfaat produk Google, khususnya pengembangan artificial intelligence seperti Gemini AI, guna untuk mendukung proses belajar dan kreativitas mahasiswa di kampus saya,” katanya.
Dalam proses seleksi, peserta harus melewati tiga tahapan, mulai dari registrasi data diri, twibbon challenge dan self-recorded interview, hingga Gemini Challenge serta self-aspiration. Dari lebih dari 81 ribu mahasiswa yang mendaftar dari sekitar 1.900 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, hanya 2.000 mahasiswa yang dinyatakan lolos.
Najwa mengaku tantangan terbesar yang dihadapinya adalah saat menjalani tahap self-recorded interview.
“Saya harus mampu menjawab berbagai pertanyaan dari Google Indonesia dengan baik dan jelas dalam durasi maksimal 4 menit. Selain itu, pada Gemini Challenge, saya ditantang membuat konten kreatif (saya memilih fitur Gemini Live) sekaligus menuliskan aspirasi mengapa saya layak dipilih. Meski prosesnya panjang dan melelahkan, saya sangat menikmatinya karena momen ini menjadi kesempatan bagi saya untuk mengenali potensi diri sendiri dan nilai-nilai yang dapat saya bawa dengan lebih dalam,” jelasnya.
Sebagai GSA, Najwa memiliki visi untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa UNTAN melalui konten kreatif di media sosial serta penyelenggaraan kegiatan edukatif di lingkungan kampus.
Ia juga berencana membangun kolaborasi dengan berbagai instansi di UNTAN guna menghadirkan kegiatan yang memperkenalkan Google dan teknologi AI kepada mahasiswa. Untuk agenda perdananya sebagai GSA, Najwa akan mengadakan sesi pengenalan Google dan AI yang dilaksanakan dalam kelas Bahasa Inggris Lanjutan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNTAN pada 13 Mei 2026 pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut akan diintegrasikan langsung ke dalam mata kuliah dan ditujukan khusus bagi mahasiswa di kelas tersebut.
Selain menjalankan kegiatan edukatif di kampus, para GSA juga memiliki misi advokasi konten di media sosial setiap pekan melalui program “Misi Konten Epik Gemini & Google AI”. Melalui program tersebut, para ambassador diwajibkan memperkenalkan berbagai manfaat produk Google dan Gemini AI kepada masyarakat luas.
Selama program berlangsung, para peserta juga akan dinilai berdasarkan keaktifan dan pelaksanaan kegiatan yang mereka lakukan. Google Indonesia memberikan kategori penghargaan, mulai dari Rising Star untuk 500 GSA tercepat menyelesaikan kegiatan, Achiever untuk 50 peserta terbaik, hingga Trailblazer bagi 10 GSA terbaik nasional. Peserta yang masuk kategori Trailblazer akan mendapatkan kesempatan mengikuti kunjungan fully funded ke Kantor Google Indonesia di Jakarta.
Ke depannya, Najwa menyebut akan ada berbagai kegiatan lanjutan dengan sasaran peserta yang lebih luas dan beragam.
“Bagi yang belum berhasil atau masih ragu untuk mencoba program nasional ini, jangan pernah patah semangat. Teruslah asah potensi dan perkuat portofolio kalian melalui berbagai pengalaman bermakna dan berdampak. Tetaplah terbuka terhadap perkembangan teknologi dan AI, karena di masa depan, teknologi bukanlah pengganti manusia, melainkan pendamping yang akan membantu kita mewujudkan visi Indonesia Emas,” tutupnya.
Berikut daftar mahasiswa UNTAN yang lolos Program Google Student Ambassador 2026:
- Najwa Annisa Fhoenna – Ilmu Hubungan Internasional 2023
- Muhandis Ainur Ridho – Arsitektur 2023
- Ismia Turrohimah – Rekayasa Sistem Komputer 2024
- Stevanie – Agribisnis 2025
- Evinka Zahra – Ilmu Komunikasi 2023
- Maulidyah Fadhillah – Ilmu Komunikasi 2025
- Afiq Haikal – Teknik Elektro 2024
- Fahril Ramadhan – Manajemen Sumberdaya Perairan 2025



