
UNTAN Gelar Wawancara Seleksi Mandiri Jalur Afirmasi, Diikuti 556 Peserta
Pontianak – Universitas Tanjungpura (UNTAN) menggelar wawancara bagi 556 peserta Seleksi Mandiri UNTAN (SM UNTAN) Jalur Afirmasi yang berlangsung pada 1–4 Juli 2026 di Ruang E-Learning, Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura. Saat kegiatan peliputan pada Jumat (3/7/2026), pelaksanaan wawancara telah memasuki hari ketiga dan berlangsung dengan lancar. Wawancara tersebut menjadi salah satu tahapan seleksi yang berfungsi sebagai komponen penilaian tambahan selain hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Kepala Bagian Akademik pada Biro Akademik dan Kemahasiswaan (BAK) Universitas Tanjungpura, S. Faisal Reza, S.Sos., menjelaskan bahwa jalur afirmasi merupakan salah satu kategori dalam Seleksi Mandiri UNTAN yang diperuntukkan bagi kelompok peserta tertentu sesuai ketentuan yang berlaku. Peserta pada jalur afirmasi diseleksi berdasarkan hasil UTBK yang dipadukan dengan penilaian hasil wawancara sebagai komponen penilaian tambahan.
Menurutnya, jalur afirmasi memiliki alokasi tersendiri dengan daya tampung maksimal 15 persen dari setiap program studi. Dengan demikian, peserta yang mendaftar melalui jalur afirmasi tidak bersaing dengan peserta jalur reguler, melainkan mengikuti seleksi sesuai kategori afirmasi yang dipilih.



Peserta Seleksi Mandiri UNTAN Jalur Afirmasi mengikuti tahapan wawancara di Ruang E-Learning, Gedung Konferensi Universitas Tanjungpura, Jumat (3/7/2026).
Pada Seleksi Mandiri UNTAN Tahun 2026, jalur afirmasi terdiri atas lima kategori, yaitu Afirmasi Daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yang diikuti 37 peserta, Afirmasi Anak Dosen sebanyak 25 peserta, Afirmasi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sebanyak 374 peserta, Afirmasi Tuna Daksa sebanyak 2 peserta, serta Afirmasi Prestasi yang diikuti 118 peserta.
Faisal mengatakan, pelaksanaan wawancara selama tiga hari terakhir berjalan dengan baik. Meskipun terdapat beberapa peserta yang belum hadir sesuai jadwal, panitia segera menghubungi peserta yang bersangkutan agar tidak melewatkan tahapan seleksi.
“Ada beberapa peserta yang tidak hadir, tetapi sudah kami hubungi secara pribadi untuk mengingatkan jadwal wawancara. Ternyata sebagian dari mereka belum membaca pengumuman yang telah kami sampaikan melalui laman resmi maupun media sosial UNTAN,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa hasil wawancara menjadi salah satu komponen penilaian tambahan dalam Seleksi Mandiri UNTAN Jalur Afirmasi.
“Tes wawancara ini merupakan nilai atau poin tambahan selain hasil ujian yang telah dilaksanakan sebelumnya,” jelasnya.
Di akhir wawancara, Faisal berharap informasi mengenai Seleksi Mandiri UNTAN dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ia juga mengimbau peserta yang nantinya belum dinyatakan lolos agar tidak berkecil hati karena UNTAN telah bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi swasta (PTS) di Kalimantan Barat untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi calon mahasiswa.
“Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Bagi peserta yang nantinya belum lolos, jangan berkecil hati karena dalam Seleksi Mandiri ini UNTAN telah bekerja sama dengan berbagai PTS di Kalimantan Barat sehingga diharapkan peserta tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan. Ke depan, kami juga berencana memperluas kerja sama dengan melibatkan politeknik dan akademi yang ada di Kalimantan Barat,” tutupnya.



