
Hari Pertama UTBK SNBT 2026 di UNTAN Berjalan Lancar
Pontianak, 21 April 2026 — Hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT) Tahun 2026 di Universitas Tanjungpura (UNTAN) berlangsung lancar. Kegiatan ini dilaksanakan pada 21–29 April 2026 dengan total 11.699 peserta yang tersebar di delapan titik lokasi ujian di lingkungan UNTAN.
UTBK SNBT merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru setelah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Dalam pelaksanaannya, ujian dibagi menjadi dua sesi setiap harinya guna mengakomodasi seluruh peserta.

Sekretaris Pelaksana UTBK SNBT UNTAN yang juga Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan, Ali Sodikin, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa secara umum pelaksanaan hari pertama berjalan tanpa kendala berarti. Ia bersama tim telah melakukan pemantauan di seluruh lokasi ujian.
“Alhamdulillah pelaksanaan hari pertama berjalan dengan lancar tanpa ada kendala. Hanya saja, ada beberapa peserta yang sempat kesulitan mencari lokasi ujian. Oleh karena itu, kami mengimbau peserta untuk mengecek lokasi ujian satu hari sebelum pelaksanaan agar lebih siap mengikuti UTBK SNBT,” ujarnya.
Ali juga menambahkan bahwa UNTAN telah mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang secara optimal demi kelancaran pelaksanaan ujian.

Sementara itu, Koordinator Pelaksana UTBK SNBT UNTAN, Sirhan, S.Kom., menjelaskan bahwa seluruh tata tertib pelaksanaan ujian telah disosialisasikan kepada peserta. Tata tertib tersebut mencakup ketentuan sebelum, saat, dan sesudah pelaksanaan ujian, termasuk larangan membawa barang tertentu ke ruang ujian.


Ia menegaskan bahwa panitia memiliki kewenangan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna mengantisipasi potensi kecurangan, seperti penggunaan metal detektor, verifikasi dokumen, serta pemeriksaan identitas peserta secara ketat oleh pengawas.
“Tahun ini, sistem UTBK mengalami perubahan dari penggunaan Safe Exam Browser (SEB) menjadi UTBK OS. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya panitia pusat dalam meningkatkan keamanan ujian, terutama untuk mengantisipasi berbagai bentuk kecurangan yang semakin canggih,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sirhan menyampaikan bahwa pada hari pertama pelaksanaan, sistem baru tersebut berjalan dengan baik tanpa kendala teknis. Untuk mengantisipasi potensi gangguan, tim Unit Pelaksana Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPA TIK) UNTAN juga telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) sesuai dengan petunjuk teknis dari panitia pusat.
Di akhir, panitia mengimbau seluruh peserta untuk menjaga kesehatan dan mempersiapkan diri dengan baik agar dapat mengikuti ujian tepat waktu dan optimal.
“Jangan sampai usaha yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari menjadi sia-sia karena hal-hal sepele yang sebenarnya dapat dihindari,” pungkasnya.



