
Perkuat Publikasi Bereputasi Global, UNTAN Gelar Sosialisasi Pemanfaatan ScienceDirect, Scopus, dan Scopus AI
Universitas Tanjungpura (UNTAN) menggelar Sosialisasi Pemanfaatan E-Jurnal ScienceDirect, Scopus, dan Scopus AI yang diikuti oleh para Dekan Fakultas, Ketua Lembaga, Direktur Pascasarjana, Wakil Dekan, Koordinator Program Studi, serta dosen di lingkungan fakultas UNTAN. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan daya saing riset di tingkat internasional.
Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Tanjungpura (UNTAN), Dr. M. Irfani Hendri, S.E., M.Si., menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia menekankan pentingnya optimalisasi pemanfaatan database ilmiah bereputasi seperti ScienceDirect, Scopus, dan Scopus AI bagi para dosen dalam meningkatkan kualitas publikasi karya ilmiah.

Menurutnya, akses terhadap referensi ilmiah yang kredibel serta pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan akan sangat membantu dosen dalam menyusun artikel yang lebih tajam, relevan, dan memiliki peluang lebih besar untuk terbit di jurnal bereputasi tinggi.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Johan Jang, Strategic Engagement Manager Elsevier, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Johan menjelaskan bahwa dalam konteks Indonesia, meskipun jumlah publikasi ilmiah mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, sebagian besar publikasi masih terbit di jurnal kuartil tiga (Q3). Kondisi tersebut berdampak pada tingkat sitasi dan field-weighted citation impact (FWCI) yang masih berada di bawah rata-rata global.
Lebih lanjut, Johan juga menyoroti perkembangan riset di bidang pendidikan secara global dan nasional, termasuk posisi serta tantangan yang dihadapi oleh universitas-universitas di Indonesia dalam meningkatkan reputasi akademik dan kontribusi risetnya di kancah internasional. Ia mendorong agar perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada kuantitas publikasi, tetapi juga pada kualitas, kolaborasi internasional, dan relevansi penelitian terhadap isu-isu global.
Melalui sosialisasi ini, UNTAN diharapkan mampu memaksimalkan pemanfaatan platform digital ilmiah untuk memperkuat budaya riset, meningkatkan kualitas publikasi dosen, serta mendorong kenaikan peringkat dan reputasi institusi di tingkat nasional maupun global.



