
UNTAN Perkuat Zona Integritas, Dorong Tata Kelola Universitas yang Bersih dan Akuntabel
PONTIANAK – Universitas Tanjungpura (UNTAN) terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan Zona Integritas melalui Workshop Penguatan Pembangunan Zona Integritas yang digelar di Ruang Rapat Senat III Gedung Rektorat UNTAN, Kamis (1/10/2026).
Mengusung tema “Berintegritas dan Berdampak: Memperkuat Pembangunan Zona Integritas Menuju Tata Kelola Universitas Tanjungpura yang Bersih, Akuntabel, dan Melayani”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya UNTAN meningkatkan pemahaman sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai integritas dalam penyelenggaraan tata kelola universitas.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 16.30 WIB tersebut dibuka oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Tanjungpura, Prof. Dr. Sy. Hasyim Azizurrahman, S.H., M.Hum.
Workshop menghadirkan sejumlah narasumber yang memberikan penguatan dari berbagai aspek, mulai dari pembangunan Zona Integritas, reformasi birokrasi hingga internalisasi etika bagi sivitas akademika.

Pada sesi pertama, materi bertajuk “Memperkuat Pembangunan Zona Integritas Menuju Tata Kelola Universitas Tanjungpura yang Bersih, Akuntabel, dan Melayani” disampaikan oleh Ubaidillah sebagai Auditor Ahli Madya dan Ikrar Sabangsa sebagai Auditor Ahli Muda pada Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Dalam pemaparannya, kedua narasumber memberikan penguatan mengenai pentingnya pembangunan Zona Integritas sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perguruan tinggi yang bersih, akuntabel, transparan, serta berorientasi pada pelayanan.

Materi tersebut juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai integritas dan penerapannya dalam penyelenggaraan tata kelola di lingkungan perguruan tinggi.
Selanjutnya, peserta mengikuti materi “Proses Membangun Zona Integritas di Unit Kerja di Lingkungan UNTAN” yang disampaikan oleh Tim Reformasi Birokrasi UNTAN.
Materi ini membahas proses pembangunan Zona Integritas pada unit-unit kerja di lingkungan UNTAN. Penguatan tersebut diharapkan dapat mendorong keterlibatan setiap unit kerja dalam membangun budaya kerja yang berintegritas serta mendukung peningkatan kualitas tata kelola universitas.

Pada sesi berikutnya, workshop dilanjutkan dengan materi “Internalisasi Etika Dosen, Tendik dan Mahasiswa di Lingkungan UNTAN” yang disampaikan oleh Prof. Dr. Henny Herawati, ST., MT.
Materi tersebut menyoroti pentingnya penguatan nilai dan etika bagi dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa sebagai bagian dari upaya membangun budaya akademik dan lingkungan universitas yang menjunjung tinggi integritas.
Melalui workshop ini, UNTAN terus mendorong penguatan budaya integritas tidak hanya dalam aspek tata kelola dan administrasi, tetapi juga dalam perilaku seluruh sivitas akademika.
Pembangunan Zona Integritas di lingkungan UNTAN diharapkan menjadi proses berkelanjutan dalam mewujudkan tata kelola universitas yang bersih, akuntabel, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan, sekaligus memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi.



