
Diaspora Berdampak FK UNTAN Perkuat Kapasitas Riset dan Jejaring Kolaborasi Internasional
PONTIANAK – Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura (FK UNTAN) terus memperkuat kapasitas akademik dan pengembangan riset melalui Program Diaspora Berdampak, yang dilaksanakan pada 14–28 September 2026. Program ini menghadirkan Dr. Dono Widiatmoko, Senior Lecturer dari University of Derby, United Kingdom, sebagai narasumber sekaligus mitra akademik dalam pengembangan kapasitas penelitian dan kolaborasi internasional.
Program Diaspora Berdampak merupakan salah satu upaya strategis FK UNTAN dalam memperluas wawasan akademik, meningkatkan kualitas penelitian, serta membangun jejaring kolaborasi dengan institusi pendidikan tinggi dan peneliti di tingkat internasional. Melalui program ini, dosen dan mahasiswa memperoleh kesempatan untuk berinteraksi secara akademik, bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta mengembangkan gagasan penelitian yang memiliki relevansi dengan isu kesehatan baik pada tingkat lokal, nasional maupun global.
Kegiatan ini melibatkan sembilan dosen FK UNTAN yang tergabung dalam Tim Diaspora Berdampak, yaitu Agus Fitriangga, Asmaurika Pramuwidya, Eka Ardiani Putri, Poppy Novitarini, Agustina Arundina Triharja T, Rangga Putra Nugraha, Faisal Kholid Fahdi, Ahmad Ramdhani, dan Agus Yulianto.
Rangkaian kegiatan dikembangkan dalam berbagai bentuk, antara lain kuliah umum, workshop pengembangan riset, diskusi akademik, serta klinik proposal penelitian. Setiap agenda dirancang untuk memperkuat kompetensi peserta dalam merumuskan permasalahan penelitian, menyusun metodologi yang tepat, mengembangkan proposal penelitian yang kompetitif, serta memahami strategi membangun kemitraan penelitian dengan institusi internasional.
Salah satu capaian penting dari pelaksanaan Diaspora Berdampak adalah pengembangan sejumlah proposal penelitian yang dipersiapkan untuk mengikuti skema pendanaan dan hibah internasional. Dalam proses tersebut, University of Derby diproyeksikan sebagai salah satu mitra potensial dalam pengembangan kolaborasi riset antara FK UNTAN dan institusi akademik di Inggris.
Proses pengembangan proposal dilakukan secara intensif melalui serangkaian diskusi dan research clinic. Pembahasan tidak hanya berfokus pada substansi dan kebaruan penelitian, tetapi juga mencakup penajaman research question, penguatan desain dan metodologi penelitian, strategi publikasi ilmiah, pembagian peran antarpeneliti, hingga identifikasi peluang pendanaan penelitian melalui berbagai skema hibah internasional.
Melalui Diaspora Berdampak, FK UNTAN diharapkan tidak hanya memperoleh transfer pengetahuan dan pengalaman dari akademisi yang memiliki jejaring internasional, tetapi juga mampu membangun kolaborasi yang berkelanjutan dan menghasilkan luaran akademik yang konkret. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membuka peluang penelitian bersama, publikasi pada jurnal internasional bereputasi, pengembangan kapasitas peneliti, pertukaran akademik, serta akses terhadap berbagai sumber pendanaan riset internasional.
Lebih jauh, program ini menjadi bagian dari komitmen FK UNTAN untuk memperkuat posisi institusi dalam jejaring akademik global. Pengembangan penelitian tidak hanya diarahkan pada pencapaian indikator akademik, tetapi juga pada lahirnya inovasi dan rekomendasi berbasis bukti yang dapat memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai persoalan kesehatan masyarakat.
Dengan demikian, Diaspora Berdampak menjadi momentum strategis bagi FK UNTAN untuk membangun jembatan antara potensi akademik lokal dan jejaring keilmuan global. Melalui kolaborasi yang terstruktur dan berkelanjutan, FK UNTAN diharapkan semakin mampu menghasilkan penelitian yang berkualitas, relevan, inovatif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung penguatan reputasi Universitas Tanjungpura di tingkat nasional maupun internasional.



