
Dosen Sistem Informasi FMIPA Untan Gelar Pelatihan Pelayanan Desa dan Literasi Digital Berbasis AI di Parit Baru
Kubu Raya – Program Studi Sistem Informasi FMIPA Universitas Tanjungpura melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Aula Kantor Desa Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, pada 15 April 2025. Kegiatan ini bertujuan mendukung peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pemanfaatan teknologi informasi.
Acara diawali dengan sambutan Ketua Jurusan Sistem Informasi, Renny Puspita Sari, S.T., M.T., yang menekankan pentingnya peran teknologi, khususnya kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik di tingkat desa. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi oleh Uray Winda, S.Ag., yang mewakili Kepala Desa Parit Baru. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap pelatihan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi perangkat desa.
Kegiatan pengabdian ini terdiri atas dua sesi pelatihan utama. Sesi pertama bertajuk Pelatihan Pemanfaatan Asisten Administrasi Desa Berbasis Artificial Intelligence untuk Mendukung Pelayanan Publik di Desa Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, yang disampaikan oleh Syahru Rahmayuda, S.Kom., M.Kom. Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada konsep dan implementasi asisten berbasis AI untuk membantu proses administrasi desa, seperti pembuatan surat, pengelolaan data, serta pelayanan masyarakat secara lebih cepat dan akurat.

Sesi kedua bertajuk Pelatihan Penggunaan Asisten Baca Digital dalam Rangka Meningkatkan Minat Kunjungan di Taman Baca Desa Parit Baru, Kabupaten Kubu Raya, yang disampaikan oleh Ferdy Febrianto, S.Kom., M.Kom. Materi yang disampaikan berfokus pada pemanfaatan teknologi digital sebagai media pendukung literasi, khususnya dalam meningkatkan minat baca masyarakat melalui penggunaan asisten baca berbasis digital.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 20 peserta yang terdiri atas staf Kantor Desa Parit Baru. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, terutama saat praktik langsung penggunaan teknologi yang diperkenalkan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan aparatur desa semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu mengimplementasikan solusi berbasis digital untuk mendukung pelayanan publik dan peningkatan literasi masyarakat desa.



