
Inovasi Dosen Untan Raih Juara 1 Best Innovation di FertInnovation Pupuk Indonesia 2025
Universitas Tanjungpura (Untan) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional melalui karya inovatif dosennya. Inovator Untan yang juga Tenant Pusat Pengembangan Inovasi dan Inkubator Bisnis Teknologi (PPIIBT) Untan, PT Mirova, berhasil meraih Juara 1 Best Innovation pada ajang FertInnovation Pupuk Indonesia 2025.
Penghargaan tersebut diraih dalam kategori Climate-Resilience & Sustainable Fert, pada kegiatan yang diselenggarakan di Ballroom Sei Selayur, Gedung Pupuk Indonesia, Kemanggisan, Jakarta Barat. Ajang ini diikuti oleh berbagai inovator terbaik dari perguruan tinggi, lembaga riset, hingga pelaku industri di Indonesia.
Tim inovator PT Mirova yang diketuai oleh Dr. Sulakhudin, S.P., M.P. menghadirkan inovasi berjudul “Bio-Silica: Silicon-Enriched Biochar from Red Mud for Sustainable Peatland Agriculture Supporting Food Security and Climate Change Mitigation”. Inovasi tersebut mengembangkan biokar kaya silikon berbahan dasar red mud atau limbah industri, yang dirancang untuk mendukung pertanian lahan gambut secara berkelanjutan.
Inovasi Bio-Silica dinilai unggul karena mampu meningkatkan ketahanan tanaman terhadap tekanan lingkungan, memperbaiki kualitas tanah gambut, serta berkontribusi dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Selain itu, inovasi ini juga sejalan dengan penguatan ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan teknologi pertanian yang ramah lingkungan.
Capaian ini menjadi bukti komitmen Untan dalam mendorong hilirisasi riset dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan industri. Dukungan PPIIBT Untan memungkinkan hasil riset tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi juga siap dikembangkan dan diimplementasikan secara komersial.
Prestasi yang diraih Dr. Sulakhudin bersama tim diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika Untan untuk terus berinovasi, berkontribusi bagi pembangunan nasional, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan ketahanan pangan.



