
Mahasiswa UNTAN Borong Penghargaan di International Sarawak Bridge and Mapping Challenge 2026
Mahasiswa Universitas Tanjungpura (UNTAN) menorehkan prestasi di ajang International Sarawak Bridge and Mapping Challenge 2026 yang digelar di Dewan Jubli Perak, Politeknik Kuching Sarawak, Malaysia, 30 September–1 Oktober 2026.
Dua tim UNTAN yang berlaga pada kategori Build & Bend Challenge berhasil membawa pulang sejumlah penghargaan. Tim SSA GARDAPURA meraih Fourth Place Category A, Best in Creativity & Buildability Category A, dan Gold Award Category Build and Bend Challenge. Sementara Tim GARDAPURA meraih Best Poster Design Category A dan Silver Award Category Build and Bend Challenge.
Tim SSA GARDAPURA terdiri atas Candra Faturahman dan Antonio Abel Daekarary dari Program Studi Teknik Sipil serta Mas Nazwa Meylinda dari Arsitektur, dengan pembimbing Danti Arinta Hapsari, S.Ars., M.Ars.
Sementara itu, Tim GARDAPURA diperkuat Gabrielle Audy Xaviera dan Najwa Agrifyna Zuleikha dari Teknik Sipil serta Marcell Jonathan dari Teknik Elektro. Tim ini dibimbing Ir. Elvira, M.T., Ph.D., IPM.
Gabrielle Audy Xaviera mengatakan, kedua tim UNTAN terlebih dahulu lolos seleksi proposal untuk melaju ke babak final. Persiapan dilakukan sekitar satu bulan sebelum keberangkatan dengan latihan merakit, melakukan pengujian, serta membuat maket jembatan.
“Persiapannya sekitar satu bulan, mulai dari latihan merakit, uji tes, sampai pembuatan maket,” ujar Gabrielle.
Ajang yang diselenggarakan Politeknik Kuching Sarawak tersebut diikuti 84 tim pada kategori Build & Bend Challenge skala internasional. Peserta ditantang merancang dan merakit model jembatan menggunakan stik kayu paulownia dan bahan perekat yang diizinkan. Model jembatan selanjutnya diuji melalui loading test untuk mengukur ketahanannya terhadap beban.
Keberhasilan dua tim UNTAN tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam memadukan kreativitas, ketelitian, dan keterampilan teknis dalam kompetisi tingkat internasional.



