
UNTAN – UNISSAS Bangun Kolaborasi Strategis di Bidang Pendidikan, Riset, dan Pengabdian
PONTIANAK, UNTAN — Universitas Tanjungpura (UNTAN) menyambut hangat kedatangan rombongan Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas (UNISSAS) dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi antarkedua perguruan tinggi.
Momentum tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Kesepakatan Bersama antara UNTAN dan UNISSAS yang dilaksanakan pada Selasa, 8 September 2026, di Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura.
Rombongan UNISSAS disambut oleh Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi UNTAN, Prof. Dr. rer.nat. Ir. R. M. Rustamaji, M.T., beserta jajaran. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di berbagai bidang.
Rektor Universitas Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Dr. Arnadi, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas terjalinnya kerja sama dengan UNTAN. Menurutnya, sebagai perguruan tinggi yang relatif baru berstatus universitas, UNISSAS membutuhkan jejaring dan kolaborasi strategis untuk terus meningkatkan kualitas sekaligus memperluas kuantitas mahasiswa.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga. Kami ini perguruan tinggi yang baru satu tahun lebih menjadi universitas. Karena itu, kami terus mencari jalan untuk meningkatkan bukan hanya kualitas, tetapi juga kuantitas mahasiswa. Kerja sama ini merupakan kebanggaan besar bagi kami,” ujar Dr. Arnadi.
Ia meyakini kerja sama dengan UNTAN akan memberikan manfaat yang luas bagi kedua institusi. Salah satu potensi yang dinilai sangat strategis adalah kolaborasi dalam bidang penelitian kawasan perbatasan.
Menurutnya, posisi Sambas yang berada di wilayah perbatasan memberikan peluang besar untuk mengembangkan berbagai riset dari beragam perspektif dan disiplin ilmu.
“Riset perbatasan untuk dikolaborasikan itu sangat penting. Kawasan perbatasan merupakan salah satu wilayah yang banyak diteliti dari berbagai aspek. Saya pikir kerja sama ini akan terus berjalan dengan baik dan sama-sama menguntungkan,” ungkapnya.
Selain penelitian, Dr. Arnadi juga melihat peluang kerja sama dalam pengembangan dan penerimaan mahasiswa baru. Ia berharap sinergi dengan UNTAN dapat membuka ruang bagi UNISSAS untuk memperluas akses dan meningkatkan jumlah mahasiswa.
“Terutama dalam penerimaan mahasiswa baru. Kalau UNTAN memiliki kelebihan calon mahasiswa yang mendaftar, sementara kami masih membutuhkan mahasiswa, tentu kalau ada yang bisa diarahkan atau diterima di UNISSAS, itu akan menjadi sesuatu yang sangat baik bagi kami,” katanya.

Kesepakatan bersama tersebut mencakup kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama ini diarahkan untuk mengoptimalkan kemampuan dan sumber daya yang dimiliki kedua perguruan tinggi sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi pengembangan institusi, sivitas akademika, dan masyarakat.
Melalui kesepakatan ini, UNTAN dan UNISSAS berkomitmen mengembangkan kolaborasi dalam tiga pilar utama Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selain itu, ruang lingkup kerja sama juga mencakup dukungan terhadap pelaksanaan tugas-tugas kemasyarakatan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia kedua institusi. Kedua pihak juga membuka peluang untuk mengembangkan bentuk kerja sama lainnya sesuai kesepakatan dan tetap sejalan dengan visi dan misi masing-masing perguruan tinggi.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya berbagai program kolaboratif yang konkret dan memberikan manfaat nyata. Tidak hanya dalam pengembangan akademik dan penelitian, tetapi juga dalam menjawab berbagai kebutuhan masyarakat melalui program pengabdian yang inovatif dan berkelanjutan.
Kolaborasi UNTAN dan UNISSAS sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan tinggi di Kalimantan Barat. Dengan menggabungkan potensi, sumber daya, dan keunggulan masing-masing, kedua perguruan tinggi diharapkan dapat saling memperkuat dalam mencetak sumber daya manusia unggul serta memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.



