
Pascasarjana Untan Sambut 661 Mahasiswa Baru, Persiapkan SDM Sebagai Agen Penggerak Pembangunan Daerah
Pontianak – Pascasarjana Universitas Tanjungpura (Untan) menyambut 661 mahasiswa baru melalui acara kuliah umum yang diadakan di Gedung Auditorium Universitas Tanjungpura, pada Sabtu (22/08). Acara ini mengambil tema “Melalui Pendidikan Pascasarjana: Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah Menuju Indonesia Emas 2045” sebagai bagian dari upaya pendidikan pascasarjana dalam membangun human capital yang unggul. Jajaran pimpinan Untan, perwakilan pemerintah daerah Kalimantan Barat, dan perwakilan Bank Mandiri selaku mitra Untan, datang menghadiri dan memandu jalannya kuliah umum ini.
Dr. Nurmainah, S.Si., M.M., Apt., direktur Pascasarjana Untan dalam pembukaannya menyambut 606 mahasiswa magister dan 55 mahasiswa doktor yang bergabung di Untan pada tahun akademik 2026/2027. Selain menyambut para mahasiswa baru, Dr. Nurmainah juga mengumumkan mengenai rencana penambahan tiga program studi multidisiplin baru, yaitu Magister Ketahanan Nasional, Magister Bioteknologi, dan Magister Perencanaan Wilayah Pedesaan.

Menurut beliau, keberagaman latar belakang keilmuan, profesi, serta daerah asal bisa membangun kolaborasi yang menghasilkan gagasan-gagasan yang relevan demi keperluan pembangunan. Demi mendukung proses tersebut, Untan menyediakan fasilitas yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran dan penelitian mahasiswa pascasarjana. Fasilitas akademik tersebut di antaranya: Pojok Statistik dan Pojok riset yang memberi mahasiswa akses ke Scopus dan Scopus AI dan pendampingan penulisan artikel ilmiah internasional. Program Pascasarjana ini juga mendorong mahasiswa untuk aktif di berbagai kegiatan, seperti seminar, konferensi nasional dan internasional, penelitian, pengabdian pada masyarakat, serta berbagai kegiatan kolaboratif lainnya dengan pemerintah dan mitra.
“Kepada mahasiswa baru, kami berpesan jangan hanya mengejar gelar, jadikan masa studi di Pascasarjana sebagai kesempatan untuk membangun potensi, menghasilkan karya, memperluas jejaring, dan memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Rektor Untan, Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si, selaku rektor Untan menjelaskan mengenai pentingnya adaptasi terhadap perubahan teknologi serta pentingnya sumber daya manusia dalam mengelola sumber daya alam yang melimpah di Kalimantan Barat.

Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan penyematan simbolis almamater kepada 10 perwakilan mahasiswa baru, sebelum beralih ke acara inti berupa sesi penyampaian materi dani diskusi panel. Sesi materi dipandu moderator Dr Hermansyah, S.H., M.Hum. dengan menghadirkan tiga narasumber, yaitu Sefpri Kurniadi, S.STP., yang membawakan materi Arah Pembangunan Kalbar dan Peran SDM Unggul dalam Mendorong Daya Saing Daerah, Prof. Dr. Fasili Jalal, Ph.D. dengan materi Membangun Human Capital Unggul Melalui Pendidikan Tinggi dan Pascasarjana untuk Indonesia Emas 2045, serta I Rendy Ichsan Hermawan, Vice President Bank Mandiri Area Pontianak. Dalam sesi diskusi panel, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi kepada narasumber mengenai dunia pendidikan, pembangunan daerah, serta kebutuhan dunia kerja.


Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat dan plakat kepada para narasumber dan moderator oleh rektor Untan, serta souvenir yang diberikan oleh Bank Mandiri. Dua orang perwakilan mahasiswa menerima penyerahan mock-up atau rancangan visual Kartu Tanda Mahasiswa, yang dibuat atas kerjasama Untan dengan Bank Mandiri. Di acara ini, para mahasiswa juga berkesempatan untuk membuka rekening Bank Mandiri untuk kelancaran pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT).

Melalui acara kuliah umum ini, mahasiswa Pascasarjana UNTAN diharapkan dapat memperoleh wawasan mengenai perkembangan pendidikan, kebutuhan dunia kerja, serta pentingnya pengembangan kompetensi untuk menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.



