
Seleksi Mandiri UNTAN 2026 Resmi Dimulai, Jadi Jalur Terakhir Penerimaan Mahasiswa Baru
Pontianak – Universitas Tanjungpura (UNTAN) resmi memulai pelaksanaan Seleksi Mandiri UNTAN (SM UNTAN) 2026 pada Selasa (30/6). Seleksi Mandiri UNTAN merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan secara mandiri oleh UNTAN sekaligus menjadi jalur terakhir dalam rangkaian penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027. Ujian berlangsung selama empat hari, mulai 30 Juni hingga 3 Juli 2026, di lingkungan Universitas Tanjungpura.
Sebanyak 3.927 peserta mengikuti SM UNTAN 2026. Seluruh peserta dijadwalkan mengikuti ujian dalam delapan sesi, dengan dua sesi yang dilaksanakan setiap hari, yaitu sesi pagi dan sesi siang.
Koordinator Pelaksana SM UNTAN 2026, Sirhan, S.Kom., menyampaikan bahwa pelaksanaan hari pertama secara umum berlangsung lancar. Panitia juga memfasilitasi dua peserta disabilitas sehingga tetap dapat mengikuti ujian secara mandiri.
“Pelaksanaan hari pertama alhamdulillah berjalan mulus. Kita juga melayani dua peserta disabilitas yang tetap bisa melaksanakan ujian secara mandiri. Pada sesi kedua memang sempat terjadi sedikit kendala teknis, namun seluruh peserta akhirnya tetap dapat mengikuti ujian,” ujarnya.
Sementara itu, kendala yang terjadi pada sesi kedua dijelaskan lebih lanjut oleh Muhammad Natharisyah dari Pusat Asesmen Pendidikan saat ditemui di ruang Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan dalam kunjungan kerjanya ke UNTAN.
Menurutnya, gangguan bukan disebabkan oleh perangkat peserta maupun jaringan di lokasi ujian, melainkan berasal dari sisi pemrograman aplikasi. Saat proses uji coba sebelumnya, sistem hanya disimulasikan untuk satu sesi ujian. Sementara pada pelaksanaan SM UNTAN, satu hari terdiri atas dua sesi sehingga sistem belum mengantisipasi adanya satu akun yang terdaftar pada dua sesi berbeda.
“Ada kesalahan di sistem kami dari sisi program. Sebelumnya ketika uji coba hanya dilakukan untuk satu sesi, sedangkan implementasi di SM UNTAN dalam satu hari terdapat dua sesi ujian. Akibatnya, satu username terdaftar pada dua event yang berbeda, yang seharusnya sudah dapat dideteksi melalui proses pengecekan sistem.”
Tim teknis kemudian melakukan perbaikan terhadap aplikasi dan berhasil menyelesaikan kendala tersebut pada pukul 15.20 WIB. Seluruh peserta sesi kedua akhirnya dapat mengakses sistem dan menyelesaikan ujian.
“Sehingga sekarang statusnya semua peserta yang ikut pada sesi kedua sudah berhasil log in dan mengerjakan. Setelah sesi kedua berakhir, kami juga akan melakukan pengecekan ulang terhadap sistem agar kejadian serupa tidak terulang pada pelaksanaan berikutnya,” katanya.
Panitia berharap pelaksanaan SM UNTAN pada hari-hari berikutnya dapat berlangsung tanpa kendala sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama dalam mengikuti proses seleksi.
Bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan SM UNTAN, hasil Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Barat (SMMPTN-Barat) 2026 juga diumumkan. Menyikapi hal tersebut, Sirhan mengimbau peserta yang dinyatakan lulus melalui jalur SMMPTN-Barat, khususnya pada pilihan pertama, agar segera melakukan pendaftaran ulang sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Menurutnya, langkah tersebut akan membantu proses optimalisasi daya tampung. Kuota yang tidak terisi pada jalur SMMPTN-Barat nantinya akan dialihkan atau ditambahkan ke jalur Seleksi Mandiri UNTAN sehingga memberikan peluang lebih besar bagi peserta yang masih mengikuti proses seleksi mandiri.
Tag:seleksi mandiri, untan



