
UTBK-SNBT di UNTAN Libatkan Peserta Difabel, Kampus Berikan Pendampingan Khusus
Pontianak – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2026 di Universitas Tanjungpura (UNTAN) diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah. Tercatat sebanyak 11.699 peserta mengikuti UTBK di UNTAN, sementara 1.175 peserta mengikuti ujian di Politeknik Negeri Sambas (Poltesa), dan 869 peserta di Politeknik Negeri Ketapang (Politap).
Sebagai lokasi dengan jumlah peserta terbanyak, UNTAN telah mempersiapkan pelaksanaan UTBK secara matang guna memastikan ujian berjalan lancar dan tertib.
Menariknya, pada pelaksanaan UTBK hari Kamis, 23 April 2026, terdapat satu peserta penyandang disabilitas tunanetra bernama Holik yang mengikuti ujian di UNTAN. Kehadiran peserta difabel ini menjadi perhatian khusus pihak kampus yang berkomitmen menghadirkan layanan dan fasilitas yang baik.
Pihak UNTAN telah menyiapkan berbagai fasilitas dan pendampingan khusus agar peserta tunanetra dapat mengikuti ujian dengan baik. Pengawas ujian, Ika Wahyuningtias, S.E., menyampaikan bahwa pihak pengawas turut memberikan panduan selama ujian berlangsung. “Saya sebagai pengawas, namun karena pesertanya difabel, kami juga membantu memandu agar ujian dapat berjalan lancar,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, sempat ditemukan kendala teknis pada aplikasi ujian untuk peserta tunanetra yang tidak dapat menyimpan jawabannya. Namun, setelah dilakukan koordinasi antara tim IT lokal dengan panitia pusat, permasalahan tersebut berhasil diatasi.

Selama ujian berlangsung, peserta tunanetra terlihat tetap semangat mengerjakan soal, meskipun menghadapi keterbatasan. Ia juga aktif bertanya kepada pengawas terkait sisa waktu pengerjaan.
Sementara itu, Rektor UNTAN, Prof. Dr. H. Garuda Wiko S.H., M.Si. telah mengarahkan seluruh jajaran untuk memastikan pelaksanaan UTBK berjalan dengan baik untuk peserta biasa dan peserta bekebutuhan khusus.
Pihak UNTAN menegaskan komitmennya dalam menyediakan lingkungan ujian yang ramah disabilitas. UNTAN berharap seluruh peserta, termasuk penyandang disabilitas, dapat mengikuti UTBK-SNBT dengan nyaman dan memperoleh kesempatan yang setara dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi.



