
FK UNTAN dan PDAM Tirta Khatulistiwa Bersinergi Edukasi Air Bersih, Mahasiswa Akan Turun Langsung ke Masyarakat
PONTIANAK – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Tanjungpura (UNTAN) memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak. Sinergi tersebut diwujudkan melalui rencana program edukasi dan sosialisasi penggunaan air bersih yang akan melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak pada Rabu (22/7/2026) ini merupakan tindak lanjut dari undangan PDAM untuk menjalin kerja sama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya air bersih bagi kesehatan.
Delegasi FK UNTAN dipimpin oleh Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Titan Ligita, MN., Ph.D., didampingi Kepala Bagian Umum Wahyudi, S.P., M.M., serta dosen FK UNTAN dr. Qory Irsan, M.Biomed. Kehadiran rombongan disambut oleh Direktur Pelayanan PDAM Tirta Khatulistiwa, Muhammad Zulhiyardi, S.P., bersama Kepala Kantor Pelayanan Wilayah Barat Kota Sukmana, S.Kom., Kepala Wilayah Selatan-Tenggara Felya Fitrianti, S.E., dan Kepala Wilayah Timur-Utara Irhansyah, S.T.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas rencana pelaksanaan program edukasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya penggunaan air bersih dan sehat sebagai salah satu faktor utama dalam menjaga kualitas hidup serta mencegah berbagai penyakit.

Program kolaborasi ini akan melibatkan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Kedokteran UNTAN, yang terdiri atas mahasiswa Program Studi Kedokteran, Farmasi, dan Keperawatan. Tiga organisasi mahasiswa yang turut berpartisipasi yakni Ikatan Mahasiswa Kedokteran UNTAN (IMKU), Himpunan Mahasiswa Farmasi (HMF), dan Himpunan Mahasiswa Keperawatan (HIMIKAWA).
Melalui keterlibatan aktif tersebut, mahasiswa akan menyusun materi edukasi yang berfokus pada pentingnya penggunaan air bersih, pencegahan penyakit yang ditularkan melalui air, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan rumah tangga. Selanjutnya, para mahasiswa akan melaksanakan kegiatan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat di tiga wilayah pelayanan PDAM, yakni Wilayah Selatan-Tenggara, Wilayah Timur-Utara, dan Wilayah Barat-Kota.
Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui peningkatan literasi kesehatan dan kesadaran akan pentingnya kualitas air bersih.
Melalui sinergi antara dunia akademik dan penyedia layanan air minum daerah ini, diharapkan masyarakat Kota Pontianak semakin memahami pentingnya penggunaan air bersih dalam kehidupan sehari-hari. Peningkatan kesadaran tersebut diharapkan mampu menekan angka kejadian penyakit berbasis air serta mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat dan berkualitas.



